menopouse dini

10 Fakta Yang Harus Anda Ketahui Tentang Menopause!

Penting untuk bersiap menghadapi menopause, yang dialami seorang wanita sebagai proses alami, untuk menghilangkan efek negatif dari periode ini. Anda bisa mulai mempersiapkannya dengan mendengarkan mitos kesehatan dan mempelajari fakta ilmiahnya. Menopause adalah proses alami yang dialami setiap wanita dengan berakhirnya fungsi ovulasi.

Namun, tidak peduli seberapa alami prosesnya, mempersiapkan periode khusus ini sangat penting dalam hal meminimalkan efek sulit yang akan ditimbulkannya. Menopause adalah proses yang memerlukan pengobatan, terutama karena masalah seperti penyakit jantung koroner dan kehilangan mineral tulang, kerusakan utama yang menyebabkan menopause tanpa disadari.

Spesialis Obstetri dan Ginekologi. dokter. Nouri Sedeli menyatakan bahwa meskipun penelitian menunjukkan bahwa 60 persen penyebab menopause dini adalah genetik, faktor-faktor seperti gaya hidup, nutrisi dan stres juga sangat efektif pada menopause dini.

Mitos 1: Menopause datang tiba-tiba

Menopause adalah proses yang dimulai sekitar 1-5 tahun sebelum berhentinya menstruasi secara permanen. Dalam proses ini, yang disebut pra-menopause (amenore), menstruasi terus berlanjut, tetapi karena fluktuasi hormonal, Anda mungkin mengalami kesulitan dalam berbagai tingkat.

Mitos 2: Usia dan periode Menopouse setiap wanita sama dengan ibunya

Usia menopause ditentukan secara turun temurun, namun tidak tepat jika dikatakan bahwa setiap wanita yang mengalami menopause berada pada usia dan kondisi yang sama dengan ibunya. Faktor-faktor seperti merokok, pola makan dan gaya hidup juga mempengaruhi usia menopause.

Trending:   Apa Itu Teh Kelor? Apa Manfaatnya

Mitos 3: Menopause terlambat hidup lebih lama

Berada di bawah pengaruh estrogen lebih lama dapat membuat Anda terlihat lebih muda, tetapi tidak efektif untuk hidup selama itu. Faktanya, efek jangka panjang dari estrogen meningkatkan risiko penyakit seperti kanker rahim dan payudara.

Mitos 4: Saat rahim diangkat, ia memasuki masa menopause

Menopause dikaitkan dengan aktivitas hormonal ovarium. Karena ovarium tidak diangkat selama histeroskopi kecuali ada alasan tambahan, aktivitas hormonal tetap berjalan normal dan menopause tidak terjadi.

Mitos 5: Kontrasepsi menyebabkan menopause dini

Pil spiral, pil KB, ligasi tuba, dan kontrasepsi lainnya tidak berdampak negatif pada aktivitas hormonal ovarium dan karenanya tidak menyebabkan menopause.

Mitos 6: Menopause menyebabkan kenaikan berat badan

Seiring bertambahnya usia, rasio lemak terhadap otot memburuk dan pelumasan meningkat. Tetapi hal-hal ini tidak berhubungan dengan menopause. Alasan utama kenaikan berat badan pada menopause adalah bahwa wanita mendorong diri mereka sendiri menjadi tidak aktif dengan pesimisme, cenderung makan makanan yang mengandung lebih banyak kalori daripada yang diperlukan, dan meningkatkan resistensi insulin karena usia.

Kesalahan 7: Mereka yang menjalani terapi hormon tidak bisa berjemur

Bintik-bintik kulit, kerutan, dan masalah serupa terkait sinar matahari berkembang seiring bertambahnya usia. Mengingat usia menopause, ternyata masalahnya bukan disebabkan oleh terapi hormon, melainkan oleh usia.

Mitos 8: Menopause merusak kesehatan mental

Dengan menopause, sekresi endorfin agak berkurang. Gagasan tentang tidak datang bulan dan akhir masa subur, yang telah menjadi bagian normal dari kehidupan selama bertahun-tahun, secara alami dapat menyebabkan masalah seperti lekas marah, kelelahan, depresi, hipersensitivitas, dan insomnia pada wanita.

Kesalahan 9: Kehidupan seks berakhir

Sebuah penelitian terhadap wanita menopause menunjukkan bahwa 79 persen wanita tidak memiliki masalah seksual. Selain itu, menghilangkan stres yang disebabkan oleh ketakutan akan kehamilan bisa menjadi awal dari periode bebas. Pada awalnya, mungkin ada masalah selama hubungan seksual karena kekeringan vagina, tetapi perawatan untuk kondisi ini sangat sederhana.

Trending:   Keajaiban Air Zam-zam

Mitos 10: Terapi hormon menyebabkan kanker

Obat hormonal yang digunakan untuk mengobati menopause dikembangkan sebagai hasil dari pengalaman bertahun-tahun, telah digunakan selama bertahun-tahun dan didukung oleh studi multisenter. Sementara hasil penelitian diumumkan pada tahun 2002 melaporkan peningkatan risiko kanker payudara setelah 5 tahun atau lebih penggunaan dosis tinggi, ketika hasil diperluas dari penelitian yang sama diterbitkan pada tahun 2007, terungkap bahwa obat ini tidak. Ini memiliki efek buruk, diyakini. Terapi hormonal dalam dosis yang tepat dan di bawah pengawasan dokter mengurangi risiko kanker rahim dan usus besar, serta risiko penyakit jantung koroner. Pemeriksaan rutin setiap enam bulan pada wanita yang menerima terapi hormon memastikan diagnosis dini dan pengobatan yang berhasil untuk penyakit potensial.

Kebiasaan menunda menopause

Spesialis Obstetri dan Ginekologi. dokter. Zeynep Yilmaz mencantumkan poin-poin yang harus Anda perhatikan dalam kebiasaan hidup Anda untuk menunda menopause:

• Cobalah berolahraga setidaknya tiga hari dalam seminggu. Gunakan tangga daripada lift di siang hari.

• Hitung indek masa tubuh anda. Jangan terlalu kurus atau berlebihan.

• Jauhkan dari bahan kimia berbahaya.

• Hindari stress.

•Jangan merokok. Hindari perokok pasif.

• Makan makanan tinggi antioksidan seperti ikan, walnut, hazelnut, brokoli, tomat, paprika, wortel, anggur, dan stroberi.

• Mengkonsumsi makanan yang kaya kalsium. 200ml per hari. Makan susu, yogurt, dan es krim.

• Banyak berjemur dan jangan menghilangkan vitamin D dari tubuh Anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *