daun seledri

Manfaat Seledri Untuk Kesehatan

 

 manfaat daun seledri
Seledri mengurangi kadar kolesterol dan nyeri arthritis, membantu penurunan berat badan, menghilangkan racun dari tubuh, menurunkan tekanan darah tinggi dan mendukung kesehatan secara keseluruhan dalam banyak cara. Ini kaya akan vitamin C dan karenanya sangat bermanfaat bagi kesehatan. Sekarang mari kita lihat lebih dekat manfaat seledri untuk kesehatan… Apa saja manfaat seledri? Inilah yang perlu Anda ketahui…

Seledri mengandung mineral seperti kalsium, natrium, tembaga, magnesium, besi, seng dan kalium, termasuk asam lemak. Ini mengandung vitamin A, K, C, E, D, dan vitamin B (tiamin, riboflavin, asam folat, vitamin B6 dan vitamin B12) serta serat. Dalam berita kami tentang manfaat seledri untuk kesehatan, Anda akan menemukan semua detail tentang manfaatnya … Berikut adalah manfaat seledri …

manfaat seledri

Beberapa manfaat seledri untuk kesehatan antara lain:

sumber antioksidan

Antioksidan melindungi sel, pembuluh darah, dan organ dari oksidasi. Seledri mengandung vitamin C, beta-karoten, dan flavonoid, serta mengandung setidaknya 12 nutrisi antioksidan tambahan yang ditemukan dalam satu tangkai. Seledri juga merupakan sumber fitonutrien yang telah terbukti mengurangi peradangan pada sistem pencernaan, sel, pembuluh darah, dan organ.

Mengurangi peradangan

Peradangan kronis dikaitkan dengan banyak penyakit, termasuk radang sendi dan osteoporosis. Seledri mengandung sekitar 25 komponen anti inflamasi yang dapat melindungi tubuh dari infeksi.

menurunkan tekanan darah

Seledri mengandung ftalat, yaitu senyawa kimia organik yang dapat menurunkan tingkat hormon stres dalam darah. Penelitian telah mengungkapkan bahwa seledri memiliki efek hipolipidemik dalam tubuh. Pada saat yang sama, seledri mengandung potasium, yang merupakan vasodilator dan membantu menurunkan tekanan darah. Artinya dengan mengurangi tekanan di dalam pembuluh darah, maka akan melebarkan pembuluh darah sehingga darah dapat diangkut dengan lebih mudah melalui pembuluh. Ketika tekanan darah rendah, itu mengurangi ketegangan pada seluruh sistem kardiovaskular dan menurunkan kemungkinan Anda terkena aterosklerosis, serangan jantung, atau stroke.

Trending:   6 Manfaat Cangkang Telur yang Belum Pernah Anda Dengar

Mencegah infeksi saluran kemih

Seledri membantu mengeluarkan asam urat karena biasanya digunakan karena sifat diuretiknya, yang berarti merangsang buang air kecil. Oleh karena itu, berguna untuk orang yang menderita gangguan kandung kemih, masalah ginjal, sistitis dan penyakit serupa lainnya. Seledri juga membantu mencegah infeksi saluran kemih pada wanita.

Mendukung pencernaan

Sementara nutrisi antioksidan dan anti-inflamasi memberikan perlindungan untuk seluruh sistem pencernaan, seledri dapat memberikan manfaat khusus untuk perut. Polisakarida yang mengandung pektin, senyawa yang dikenal sebagai abioman, dalam seledri telah terbukti mengurangi kasus sakit maag dan menyembuhkan lapisan perut. Kandungan air yang tinggi dalam seledri. Mendukung kesehatan pencernaan bersama dengan serat larut dan tidak larut.

pencegahan kanker

Seledri mengandung flavonoid yang disebut luteolin. Para peneliti percaya bahwa luteolin mungkin memiliki sifat anti-kanker. Seledri juga mengandung kumarin, yang meningkatkan aktivitas beberapa sel darah putih, efektif mencegah kanker.

Mengurangi rasa sakit radang sendi

Seledri adalah makanan yang sangat baik untuk orang yang menderita radang sendi, rematik, dan asam urat. Ini memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri di sekitar sendi. Ekstrak seledri yang mengandung 85% 3-n-butylphthalide (3nB) efektif dalam meredakan radang sendi dan nyeri otot. Batang seledri juga bertindak sebagai diuretik, yang membantu menghilangkan kristal asam urat yang terbentuk di sekitar sendi yang dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Ini juga dapat meningkatkan pertumbuhan jaringan pada persendian yang meradang.

Mengurangi gejala asma

Vitamin C dalam seledri mencegah kerusakan akibat radikal bebas dan juga memiliki sifat anti-inflamasi yang mengurangi keparahan kondisi peradangan seperti asma.

Catatan:

Biji tanaman ini mengandung minyak atsiri, flavonoid, kumarin, dan asam linoleat, sehingga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil karena dapat menyebabkan kontraksi rahim.

Trending:   Manfaat Buah Semangka, Biji dan Kulit Semangka

Leave a Reply

Your email address will not be published.